<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3494898772080653385</id><updated>2011-08-03T06:20:42.531-07:00</updated><title type='text'>.Penyair Kandangan ( HSS )</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://penyairkandangan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3494898772080653385/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penyairkandangan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Arsyad Indradi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18266239886781897605</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_TMeuPY_sN98/TL7RnaMrAUI/AAAAAAAABcM/oNoOzQriCvA/S220/Potret+Diri+1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>4</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3494898772080653385.post-3542869645048981484</id><published>2010-11-05T10:14:00.000-07:00</published><updated>2010-11-05T10:18:36.931-07:00</updated><title type='text'>Kayla Untara</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_TMeuPY_sN98/TNQ8WNXWfoI/AAAAAAAABfs/4JIXZdg5ghM/s1600/Kayla+Untara.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 137px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_TMeuPY_sN98/TNQ8WNXWfoI/AAAAAAAABfs/4JIXZdg5ghM/s200/Kayla+Untara.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5536116194187574914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kayla Untara (Muhammad FR.) ini, nongol di dunia pada tanggal 22 September di Kandangan atau tepatnya di desa Hamalau. Ayahnya (Ch. Abadi atau lebih dikenal dengan panggilan Om Uril…) adalah seorang budayawan asli dari ‘Yogya’-nya Kalsel.&lt;br /&gt;Lelaki yang menyukai warna hitam ini mulai aktif berkesenian sejak duduk di bangku SD. Seabrek prestasi telah diboyongnya. Sejak umur 9 tahun-an (sewaktu ia masih kelas 3 SD), hingga memasuki bangku STM dia beberapa kali meraih juara 1 dalam lomba baca/deklamasi puisi se-banua lima maupun tingkat propinsi, pernah menjadi salah satu perwakilan Kalsel dalam lomba lukis tingkat SMP se-Indonesia di Surabaya. Pernah mengikuti festival theater se-Indonesia Timur di Banjarmasin, terlibat dalam berbagai pergelaran theater baik di Banjarmasin maupun di kota lainnya bersama sanggar posko la-Bastari. Sewaktu masih di STM, pernah mengikuti lomba theater se-banua lima (ketika itu ia sebagai sutradara sekaligus pemain) dalam rangka Rampai Muharram di Kandangan, dan dia membawa sekolahnya sebagai peraih juara satu.&lt;br /&gt;Selain seabrek prestasi di atas, pemuda yang hobi melukis karikatur ini juga aktif menulis sejak awal tahun 2000 hingga sekarang. Sejumlah tulisannya baik berupa puisi, cerpen, dan artikel pernah dimuat di tabloid Gerbang, SKH Banjarmasin Post, SKH Radar Banjarmasin, SKH Media Kalimantan dan SKM Serambi Ummah. Sering mengikuti diskusi dan workshop penulisan cerpen baik di Banjarmasin maupun di Kandangan. Mengikuti pertemuan kongres cerpen (se Indonesia Timur?) di Banjarmasin. Puisi dan cerpennya juga telah dibukukan dalam beberapa antologi bersama semisal dalam buku La Ventre de Kandangan, Orkestra Wayang (kumcer), dan Do’a Pelangi Di Tahun Emas (Antologi puisi). Saat ini juga aktif berbagi tulisan baik puisi, cerpen, dan catatan ringan di media jejaring sosialnya (facebook) serta blog pribadinya dengan nama yang sama (e-mail; kayla.untara@rocketmail.com). Prestasinya dalam dunia tulis menulis yang baru-baru ini diterimanya adalah menjadi nominasi terbaik kedua dalam lomba penulisan cerpen bahasa banjar di tahun 2010 dalam rangka aruh sastra Kalimantan Selatan VII di Tanjung dan nominasi terbaik kedua dalam lomba penulisan puisi yang diselenggarakan FLP Banjarmasin beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;“Jangan sampai terlambat mengatakan sesuatu” katanya. Seorang ayah yang sedang menantikan buah hati yang kedua ini sekarang menetap di . Jl. Trikesuma. Kampung Qadi Barabai, Kab. Hulu Sungai Tengah bersama mantan pacar dan putra tercintanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;br /&gt;Sajak: Sisa Airmata Berkarat…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Dedikasi buat Ibnu Hajar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;merah yang tececer di sudut rumah&lt;br /&gt;menyebarkan remah jelaga jiwa yang terluka…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cucur airmata mengalir&lt;br /&gt;membasuh wajah-wajah berdaki&lt;br /&gt;sekenanya, tubuh tertikam bedil senapan&lt;br /&gt;rumput rebah mengalir darah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau yang terbuang&lt;br /&gt;di anggap anak jadah negeri&lt;br /&gt;yang lahir dari rahim ibu pertiwi&lt;br /&gt;yang dikala tubuhmu berlumur penuh lumpur juang&lt;br /&gt;semuanya usang, menyisakan perlawanan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau yang di cap khianat&lt;br /&gt;tergerus oleh gerigi rasionalisasi birokrasi&lt;br /&gt;para elit pejabat kaum bejat!&lt;br /&gt;menyisakan airmata berkarat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau yang dituding pemberontak&lt;br /&gt;beribu kecewa kau sandang di pundak&lt;br /&gt;dingin, menyembilu kalbu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;merah yang tececer di sudut rumah&lt;br /&gt;hitam pekat kala ragamu di ambang sekarat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;br /&gt;Sajak : Sketsa tak bernyawa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan....&lt;br /&gt;ketika bumi menghentak dalam irama tari...&lt;br /&gt;ketika rumah dan gedung roboh&lt;br /&gt;menggapit diri...&lt;br /&gt;ketika jerit terjepit hanya suara bisu&lt;br /&gt;dalam bahasa diam...&lt;br /&gt;ketika nyata menjelma baka&lt;br /&gt;kurasa,&lt;br /&gt;itulah waktu persandingan umur dengan kubur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya, sahabat&lt;br /&gt;mungkin kelak,&lt;br /&gt;di mana tubuh kaku&lt;br /&gt;terpaku dalam kotak kayu&lt;br /&gt;sempit membelenggu&lt;br /&gt;diantara tanah liat dan batu-batu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kelak,&lt;br /&gt;dimana yasin menjadi ayat cinta para pelayat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saat itu,&lt;br /&gt;semua tanya punya jawab&lt;br /&gt;setiap raga punya kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan...&lt;br /&gt;benar kata Ibram!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika kelak aku telah menjadi mayat&lt;br /&gt;bukan malaikat&lt;br /&gt;bukan pula para kerabat&lt;br /&gt;jua bukan teman dekat&lt;br /&gt;tapi aku ingin engkau&lt;br /&gt;yang pertama melayat...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3494898772080653385-3542869645048981484?l=penyairkandangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penyairkandangan.blogspot.com/feeds/3542869645048981484/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3494898772080653385&amp;postID=3542869645048981484' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3494898772080653385/posts/default/3542869645048981484'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3494898772080653385/posts/default/3542869645048981484'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penyairkandangan.blogspot.com/2010/11/kayla-untara.html' title='Kayla Untara'/><author><name>Arsyad Indradi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18266239886781897605</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_TMeuPY_sN98/TL7RnaMrAUI/AAAAAAAABcM/oNoOzQriCvA/S220/Potret+Diri+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_TMeuPY_sN98/TNQ8WNXWfoI/AAAAAAAABfs/4JIXZdg5ghM/s72-c/Kayla+Untara.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3494898772080653385.post-7598573095837190513</id><published>2009-01-21T00:03:00.000-08:00</published><updated>2009-01-21T00:07:18.650-08:00</updated><title type='text'>Ahmad Husaini</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_TMeuPY_sN98/SXbXkU_llsI/AAAAAAAABGU/SXNTojYqHMQ/s1600-h/Hangkinan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 155px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_TMeuPY_sN98/SXbXkU_llsI/AAAAAAAABGU/SXNTojYqHMQ/s200/Hangkinan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293655431131272898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Lahir di Angkinan, Kandangan , 18 Nov 1979. Mulai menulis sejak 1996 saat masih di MAN 2 Kandangan. Karyanya dimuat antara lain  di BBC London siaran Bahasa Indonesia, Radio Australia, RRI Nusantara II Banjarmasin, SKM Media Masyarakat, Gawi Manuntung, Banjarmasin Post, Radar Banjarmasin, Buletin Beritahifi Jakarta, Tabloid Bola, Gerbang, Gaya Hidup Sehat. Kegiatan sastra pernah mengikuti diskusi Bulan Sastra Hijaz Yamani dalam pergaulan Sastra (2003), Aruh Sastra I Kalsel di Kandangan (2004), Workshop Penulisan Cerpen KCI V Indonesia di Banjarmasin (2007), Aruh Sastra IV Kalsel di Amuntai (2007), Aruh Sastra V Kalsel di Balangan (2008).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Lamunan Syahdu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hari yang indah kutulus mengadu&lt;br /&gt;Saat ketumpulan berfilsafat di wilayah yang muram&lt;br /&gt;Tetesan api penderitaan yang tak tentu&lt;br /&gt;Bersimbah darah kedurjanaan&lt;br /&gt;Antara lautan kesombongan&lt;br /&gt;Dan sungai keangkuhan&lt;br /&gt;Berlumur dengan tangisan pilu&lt;br /&gt;Yang menantikan rembulan di batas lara&lt;br /&gt;Dn lamunan syahdu yang tak kunjung sirna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandangan, 10 NOV 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Suatu Sore Di Sebuah Kafe&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Datang melangkah melewati celah&lt;br /&gt;Di antara bangunan tua&lt;br /&gt;Terdengar hingar-bingar musik dansa&lt;br /&gt;Ada sejuta tingkah mengeluh&lt;br /&gt;Saat menatap langit yang mulai merajut&lt;br /&gt;Tampak gerak-gerik lembut lalui pandangan itu&lt;br /&gt;Dalam satu irama kegelisahan&lt;br /&gt;Terdengar sumpah serapah yang bertaut&lt;br /&gt;Ditemani aroma kenikmatan tabu&lt;br /&gt;Langkah demi langkah&lt;br /&gt;Merebak dalam cerita klasik yang resah&lt;br /&gt;Seiring rasa kelu yang dalam&lt;br /&gt;Berbenturan dengan sunyi di pelataran kelam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandangan, 18 Feb 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Aku Ingin&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Malam ini benar-benar terus sunyi&lt;br /&gt;Jalan hidup terasa terjal menghadang&lt;br /&gt;Aku sudah bosan untuk berontak&lt;br /&gt;Ingin pergi ke tempat yang sepadan&lt;br /&gt;Tak lagi dalam lesakan ketidakpastian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandangan, 25 Mei 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Sejarah Langkah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Embun pagi datang membawa ratapan sayu&lt;br /&gt;Saat asap-asap kehidupan mulai menerpa&lt;br /&gt;Langkah kaki siap menuntas hati&lt;br /&gt;Jangan abaikan jalan ini&lt;br /&gt;Karena kita akan melewati&lt;br /&gt;Dengan seribu senyuman&lt;br /&gt;Atau berjuta kepiluan hati&lt;br /&gt;Dengarkan rapat dunia&lt;br /&gt;Biarkan tak seperti mereka&lt;br /&gt;Namun kita di sini merasa damai sentosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandangan, 10 Sep 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Melabuh Rindu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melabuh rindu di dirimu adalah sebuah keharusan&lt;br /&gt;Yang  terpatri rapi dalam imaji diri&lt;br /&gt;Haruskah kalah dalam bersaing&lt;br /&gt;Yang tak ada desing&lt;br /&gt;Berbaur dengan krharuan asmara bening&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandangan, Okt 2007&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3494898772080653385-7598573095837190513?l=penyairkandangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penyairkandangan.blogspot.com/feeds/7598573095837190513/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3494898772080653385&amp;postID=7598573095837190513' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3494898772080653385/posts/default/7598573095837190513'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3494898772080653385/posts/default/7598573095837190513'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penyairkandangan.blogspot.com/2009/01/ahmad-husaini.html' title='Ahmad Husaini'/><author><name>Arsyad Indradi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18266239886781897605</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_TMeuPY_sN98/TL7RnaMrAUI/AAAAAAAABcM/oNoOzQriCvA/S220/Potret+Diri+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_TMeuPY_sN98/SXbXkU_llsI/AAAAAAAABGU/SXNTojYqHMQ/s72-c/Hangkinan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3494898772080653385.post-8118082198282974886</id><published>2008-06-29T06:53:00.000-07:00</published><updated>2011-03-20T01:58:04.750-07:00</updated><title type='text'>Burhanuddin Soebly</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-fGBZ5HZVyC4/TYXBfYwsTGI/AAAAAAAABjI/MEttT3TaGNE/s1600/Burhanuddin.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 88px; height: 115px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-fGBZ5HZVyC4/TYXBfYwsTGI/AAAAAAAABjI/MEttT3TaGNE/s200/Burhanuddin.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5586083657789754466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lahir di Kandangan, 12 Januari 1957. Menulis sejak 1979. Publikasi karyanya antara lain di media cetak : Banjarmasin Pot,Media Masyarakat, Berita Nasional (yogya),Pelita (Jakarta),Berita Buana (Jakarta),dan lain –lain.Antologi Puisinya : Palangsaran (1982),Patilarahan (1987) daqn Ritus Puisi (2000). Antologi bersama Puisi Indonesia 87 ( DKJ,TIM Jakarta 1987), dan Pertival PuisiXIII (PPIA-FASS, Surabaya, 1992 ). Tiga novelnya, Reportasi Rawa Dupa,Seloka Kunang-Kunang, dan Konser Kecemasan, merupakan Pemenang II Sayembara Penulisan Cerita Bersambung Majalah Femina Tahun 1997,1998, dan 2001. Novelnya yang lain antara lain :Biru Langit, Biru Hati ( B.Post,1979), Serenada Tnaha Bencana (B.Post,1991 dan lain – lain.Dia aktif di dunia teater. Bersama kelompok teaternya La Bastari, telah bergelar dan mengikuti Festival Pertunjukan Rakyat Tingkat Nasional,Festival Teater Anak ,di beberapa kota Indonesia. Pernah mengikuti Pesta Gendang Nusantara 6 di Malaka, Malaysia (2003). Banyak naskah teater yang ditulisnya antara lain : Parantunan (1983), Kembang Darah (1983, Roh Bukit Kehilangan Bukit (2000) dan Repoertoar Roh Bukit (2002 ).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ziarahmalammelaka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“persiaran malam ini&lt;br /&gt;jejakperistiwalama …”&lt;br /&gt;Mei Lan memandu perjalanan&lt;br /&gt;tapi Melaka Cuma kaca&lt;br /&gt;dan dinding batu. Barangkali anak waktu&lt;br /&gt;telah bergegas melepas susu ibu&lt;br /&gt;dan myembunyikan jejak bapa&lt;br /&gt;di mana Tuah ?&lt;br /&gt;“jangan cakap pasal tu ..,” bisik&lt;br /&gt;Mei Lan. Lampu-lampu muram&lt;br /&gt;menjerat irama dansa.” Selagi berulit ni&lt;br /&gt;di copeng telinga cakap sahaja gelora laut&lt;br /&gt;setakat kapal belum karam dalam malam …”&lt;br /&gt;cuma kaca&lt;br /&gt;dan dinding batu. Bau rambut&lt;br /&gt;membuat ruang susut. Dan sebentuki pualam&lt;br /&gt;terpeta pada tilam&lt;br /&gt;di mana Tuah ?&lt;br /&gt;“Tun Tuah tu lagi bersama Putri Cina&lt;br /&gt;mengayuh asmara di atas pusta … “&lt;br /&gt;Mei Lan memandu perjalanan&lt;br /&gt;peluh rinai&lt;br /&gt;di rambut terurai. Selebihnya busa bir&lt;br /&gt;meleleh perlahan di bibir cangkir&lt;br /&gt;Melaka membunuh banua&lt;br /&gt;Menguburbapa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Garden City&lt;br /&gt;Malaka,2003. ( dari : La Ventre de Kandangan ).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3494898772080653385-8118082198282974886?l=penyairkandangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penyairkandangan.blogspot.com/feeds/8118082198282974886/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3494898772080653385&amp;postID=8118082198282974886' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3494898772080653385/posts/default/8118082198282974886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3494898772080653385/posts/default/8118082198282974886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penyairkandangan.blogspot.com/2008/06/burhanuddin-soebly.html' title='Burhanuddin Soebly'/><author><name>Arsyad Indradi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18266239886781897605</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_TMeuPY_sN98/TL7RnaMrAUI/AAAAAAAABcM/oNoOzQriCvA/S220/Potret+Diri+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-fGBZ5HZVyC4/TYXBfYwsTGI/AAAAAAAABjI/MEttT3TaGNE/s72-c/Burhanuddin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3494898772080653385.post-1525357062778801829</id><published>2008-06-28T19:05:00.000-07:00</published><updated>2011-03-20T02:00:24.811-07:00</updated><title type='text'>Imraatul Jannah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-yWGHpvjKANc/TYXCFmtRTUI/AAAAAAAABjQ/1MhCp6OHw9w/s1600/Imra%2527atul%252BJannah.tif.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 133px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-yWGHpvjKANc/TYXCFmtRTUI/AAAAAAAABjQ/1MhCp6OHw9w/s200/Imra%2527atul%252BJannah.tif.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5586084314368527682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lahir di Kandangan, 2 Mei 1982. Masih meneruskan studinya di Pondok Pesantren Drussalam Martapura dan bergabung di Komunitas Kilang Sastra Batu Karaha Banjarbaru. Menulis puisi sejak tahun 1995,namun baru berani mempublikasikannya pada tahun 2000. Publikasi karyanya pada Untaian Mutiara Sekitar Ilmu dan Seni di RRI Nusantara III Banjarmasin, Banjarmasin Post, Radar Banjarmasin dan Tabloid Budaya Serambi Ummah Banjarmasin. Antologi puisinya antara lain Epilog Hari Ini (2002), Jika Cinta Telah Menyapa (2004), antologi bersama antara lain Potret Tiga Warna (2000), Narasi Matahari (2002), Notasi Kota 24 Jam (2003), Bulan Ditelan Kutu (2004) dan Bumi Menggerutu (2005).Dalam menulis sering menggunakan nama pena Annisa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Bulan yang Kehilangan Wajahnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bulan yang kehilangan wajahnya, menangis diam-diam.&lt;br /&gt;menatap sendu wajahnya yang gemetar di hadapanku&lt;br /&gt;cakrawala ini masih juga menimang cinta. tapi&lt;br /&gt;pengembaraan ini seperti seteru yang menimpas janjiku&lt;br /&gt;pelan-pelan&lt;br /&gt;burung-burung telah lama menanggalkan sayapnya, satu&lt;br /&gt;demi satu. mengurai rinduku yang terselip di tebing-&lt;br /&gt;tebing batu, dan membikin penanggalan-penanggalan&lt;br /&gt;di taman makam waktu&lt;br /&gt;oh, adakah cinta seperti bayang-bayang&lt;br /&gt;Yang tak tergapai ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(25012005)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3494898772080653385-1525357062778801829?l=penyairkandangan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penyairkandangan.blogspot.com/feeds/1525357062778801829/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3494898772080653385&amp;postID=1525357062778801829' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3494898772080653385/posts/default/1525357062778801829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3494898772080653385/posts/default/1525357062778801829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penyairkandangan.blogspot.com/2008/06/imraatul-jannah.html' title='Imraatul Jannah'/><author><name>Arsyad Indradi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18266239886781897605</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_TMeuPY_sN98/TL7RnaMrAUI/AAAAAAAABcM/oNoOzQriCvA/S220/Potret+Diri+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-yWGHpvjKANc/TYXCFmtRTUI/AAAAAAAABjQ/1MhCp6OHw9w/s72-c/Imra%2527atul%252BJannah.tif.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
